Senin, 25 Juni 2012
E-GOVERNMENT
E-government
e-government adalah suatu teknologi terbaru dari pemerintah yang berbasis elektronik dimana berfungsi sebagai memberikan informasi dan pelayanan dari pemerintah kepada rakyat. Dalam e-government,pemerintah bisa memberikan informasi dan pelayanan seperti bisnis dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan pemerintahan. Pada e-government,pemerintah juga dapat mengaplikasinya dalam legislatif, yudikatif, atau administrasi publik,serta untuk meningkatkan efisiensi internal,sebagai saranapelayanan publik dan proses kepemerintahan yang demokratis. Cara penyampaiannya dalam menggunakan e-government ini pemerintah menggunakan Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Tujuan dan keuntungan dari e-government ini adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pemerintah untuk pelayanan publik.
Sumber: http://ewawan.com/pengertian-e-government-definisi-e-government.html
EKTP
E-KTP
e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.
Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup
Nomor NIK yang ada di e-KTP nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Polis Asuransi, Sertifikat atas Hak Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya (Pasal 13 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk)
Quote:
Autentikasi Kartu Identitas (e-ID) biasanya menggunakan biometrik yaitu verifikasi dan validasi sistem melalui pengenalan karakteristik fisik atau tingkah laku manusia. Ada banyak jenis pengamanan dengan cara ini, antara lain sidik jari (fingerprint), retina mata, DNA, bentuk wajah, dan bentuk gigi. Pada e-KTP, yang digunakan adalah sidik jari.
Penggunaan sidik jari e-KTP lebih canggih dari yang selama ini telah diterapkan untuk SIM (Surat Izin Mengemudi). Sidik jari tidak sekedar dicetak dalam bentuk gambar (format jpeg) seperti di SIM, tetapi juga dapat dikenali melalui chip yang terpasang di kartu. Data yang disimpan di kartu tersebut telah dienkripsi dengan algoritma kriptografi tertentu. Proses pengambilan sidik jari dari penduduk sampai dapat dikenali dari chip kartu adalah sebagai berikut:
Sidik jari yang direkam dari setiap wajib KTP adalah seluruh jari (berjumlah sepuluh), tetapi yang dimasukkan datanya dalam chip hanya dua jari, yaitu jempol dan telunjuk kanan. Sidik jari dipilih sebagai autentikasi untuk e-KTP karena alasan berikut:
1. Biaya paling murah, lebih ekonomis daripada biometrik yang lain
2. Bentuk dapat dijaga tidak berubah karena gurat-gurat sidik jari akan kembali ke bentuk semula walaupun kulit tergores
3. Unik, tidak ada kemungkinan sama walaupun orang kembar
Quote:
Informasi penduduk yang dicantumkan dalam e-KTP ditunjukkan pada layout kasar berikut:
Untuk mendapatkan informasi di atas dari penduduk, wajib KTP harus mengisi formulir tipe F1.01.
Selain tujuan yang hendak dicapai, manfaat e-KTP diharapkan dapat dirasakan sebagai berikut:
1. Identitas jati diri tunggal
2. Tidak dapat dipalsukan
3. Tidak dapat digandakan
4. Dapat dipakai sebagai kartu suara dalam pemilu atau pilkada
Quote:
Struktur e-KTP terdiri dari sembilan layer yang akan meningkatkan pengamanan dari KTP konvensional. Chip ditanam di antara plastik putih dan transparan pada dua layer teratas (dilihat dari depan). Chip ini memiliki antena didalamnya yang akan mengeluarkan gelombang jika digesek. Gelombang inilah yang akan dikenali oleh alat pendeteksi e-KTP sehingga dapat diketahui apakah KTP tersebut berada di tangan orang yang benar atau tidak. Untuk menciptakan e-KTP dengan sembilan layer, tahap pembuatannya cukup banyak, diantaranya:
1. Hole punching, yaitu melubangi kartu sebagai tempat meletakkan chip
2. Pick and pressure, yaitu menempatkan chip di kartu
3. Implanter, yaitu pemasangan antenna (pola melingkar berulang menyerupai spiral)
4. Printing,yaitu pencetakan kartu
5. Spot welding, yaitu pengepresan kartu dengan aliran listrik
6. Laminating, yaitu penutupan kartu dengan plastik pengaman
e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.
Penyimpanan data di dalam chip sesuai dengan standar internasional NISTIR 7123 dan Machine Readable Travel Documents ICAO 9303 serta EU Passport Specification 2006. Bentuk KTP elektronik sesuai dengan ISO 7810 dengan form factor ukuran kartu kredit yaitu 53,98 mm x 85,60 mm.
Mengapa harus e-KTP?
Quote:
Proyek e-KTP dilatarbelakangi oleh sistem pembuatan KTP konvensional di Indonesia yang memungkinkan seseorang dapat memiliki lebih dari satu KTP. Hal ini disebabkan belum adanya basis data terpadu yang menghimpun data penduduk dari seluruh Indonesia. Fakta tersebut memberi peluang penduduk yang ingin berbuat curang terhadap negara dengan menduplikasi KTP-nya. Beberapa diantaranya digunakan untuk hal-hal berikut:
1. Menghindari pajak
2. Memudahkan pembuatan paspor yang tidak dapat dibuat di seluruh kota
3. Mengamankan korupsi
4. Menyembunyikan identitas (misalnya oleh para teroris)
Quote:
Kartu identitas elektronik telah banyak digunakan di negara-negara di Eropa antara lain Austria, Belgia, Estonia, Italia, Finlandia, Serbia, Spanyol dan Swedia, di Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Maroko, dan di Asia yaitu India dan China.
Proses pembuatan e- KTP (Secara Umum)
> Ambil nomor antrean
> Tunggu pemanggilan nomor antrean
> Menuju ke loket yang ditentukan
> Entry data dan foto
> Pembuatan KTP selesai
- Penduduk datang ke tempat pelayanan membawa surat panggilan
- Petugas melakukan verifikasi data penduduk dengan database
- Foto (digital)
- Tandatangan (pada alat perekam tandatangan)
- Perekaman sidik jari (pada alat perekam sidik jari) & scan retina mata
- Petugas membubuhkan TTD dan stempel pada surat panggilan yang sekaligus sebagai tandabukti bahwa penduduk telah melakukan perekaman foto tandatangan sidikjari.
- Penduduk dipersilahkan pulang untuk menunggu hasil PROSES PENCETAKAN 2 MINGGU setelah Pembuatan.
Sumber:http://www.e-ktp.com/
WEBSCIENCE
Webscience
Webscience. Pertama kali mendengar kata ini mungkin yang ada dibenak manusia adalah ‘Ilmu Pengetahuan Web’. Oke pertama kali saya dengar kata itu,saya juga berpendapat seperti itu. Tapi setelah saya mencari di google,taraaaaa.......ternyata tidak seperti itu artinya. Banyak argumen dan pendapat para blogger di google tentang ‘apa sih webscience itu?’. Dan setelah saya cari-cari,kebanyakkan dari pendapat blogger tersebut tak dapat menemukan apa arti sebenarnya webscience tersebut dan saya pun sampai sekarang jadi belum begitu tau apa arti webscience sebenarnya. Well yang saya ketik di posting kali ini hanya sedikit pengertian tentang webscience dan webnya saja. Selebihnya dan selengkapnya bisa klik link dibawahnya atau searching di google saja ya J
Website adalah....
Secara terminologi website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web (web page) diakses dari sebuah URL yang menjadi “akar” ( root ), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi “beranda”, “halaman muka”), URL ini mengatur web page untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka susunan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
Sebuah Web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar. Web page layaknya sebuah buku yang dapat menampung berbagai informasi tentang banyak hal baik bersifat komersil maupun non komersil. Melalui media web inilah seseorang dapat memberikan informasi tertentu kepada orang lain yang berada di seluruh dunia.
Webscience adalah...
Suatu web yang berisi tidak hanya sekedar desain situs web yang besar, hosting dan web penyedia solusi tetapi juga suatu konsultan bisnis tim berpengalaman dalam berbagai pemasaran dan kemampuan desain. Bahwa dunia baru pemasaran online yang dibawa oleh internet meninggalkan lubang raksasa di arena akuisisi pelanggan yang membutuhkan tingkat baru spesialis pemasaran teknis untuk melakukan hal-hal seperti meningkatkan kunjungan ke situs dan peringkat situs dengan baik dalam pencarian utama mesin.
Mencari pemasaran yang baik & konsultan desain bisa sulit. Siapapun membutuhkan seseorang yang akrab dengan kedua bagaimana organisasi bekerja dan teknologi yang saat ini berlaku. Manusia jaman sekarang membutuhkan seseorang yang dapat membantu untuk mencari tahu di mana posisi orang tersebut berada dan membantu memanfaatkan teknologi untuk membuat dan organisasi lebih efektif. Kebanyakan dari semua membutuhkan seseorang yang dapat percaya untuk menjelaskan bahwa yang perlu ketahui. Dalam dunia yang berubah dengan cepat pemasaran teknis, semakin tahu, semakin baik dilengkapi untuk bersaing secara efektif. Webscience adalah spesialis pemasaran online dan dapat mengambil situs ke tingkat berikutnya dari kehadiran di web menggunakan keterampilan desain yang lebih baik, fotografi dan videografi.
Jadi,Apa yang dilakukan seorang pemegang Webscience?
Desain Website
Desain Grafis
SEO (Search Engine Optimization)
SEM (Search Engine Marketing)
Presentasi Teknis & Pemasaran
Internet Strategi
Desain Website dan Manajemen
Content Management System
Registrasi Domain dan Hosting
Digital Photography (Headshots, Makanan, Arsitektur, Events)
HDVR (High Definition Virtual Reality)
High Definition Videografi
Digital Film
Internet Streaming Video
Sumber: http://www.webscience.com/ http://www.proweb.co.id/articles/web_design/website_adalah.html
Selasa, 05 Juni 2012
WEB SEMANTIK
WEB SEMANTIK
Web Semantik (atau Web Bermakna) merujuk kepada teknik yang
memungkinkan konten pada Web untuk dapat lebih dimengerti oleh komputer.
Istilah Web Semantik itu sendiri dicetuskan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip Web Semantik disebut-sebut
akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan, Web 3.0
itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Teknologi Web Semantik ini
antara lain adalah RDF, OWL dan SPARQL. Teknologi
semantik sangat membutuhkan
format standar untuk
memungkinkan pertukaran informasi melintasi batas-batas aplikasi. Ontologi bahasa dan
format metadata (kuasi-) standar
tercatat di ontologi dan halaman kosakata.
RDF adalah metode
untuk mengekspresikan pengetahuan
dalam dunia desentralisasi,
dan itu adalah dasar dari Semantic Web. RDF tidak
sepenuhnya format XML, meskipun sintaks
XML adalah bagian dari standar.
OWL, Web Ontologi Language (OWL), adalah bahasa untuk memperpanjang expressibility yang RDF menyediakan. OWL menambahkan lapisan tambahan semantik di atas RDF.
OWL, Web Ontologi Language (OWL), adalah bahasa untuk memperpanjang expressibility yang RDF menyediakan. OWL menambahkan lapisan tambahan semantik di atas RDF.
SPARQL adalah bahasa
query untuk data RDF sangat longgar didasarkan pada SQL.
Informasi tersebut sangat
sedikit saat ini, dan pada dasarnya semua artikel perlu ekstensi. Hal ini
juga akan berguna untuk
menggambarkan waktu standardisasi
dan organisasi untuk setiap kasus,
mungkin di template semantik. Jika Anda memiliki pengetahuan tentang topik ini, silahkan berkontribusi.
Sumber: Semantic_Web_standards
Langganan:
Komentar (Atom)
