KOMPUTER DAN PENDIDIKAN
Kelompok 6 :
- Sri Rahayu Utami Ningtyas
Universitas Gunadarma
2010
BAB 1
PENDAHULUAN
Bagi umat manusia saat ini komputer adalah suatu kebutuhan yang tak bisa dihindari lagi, karena semua yang kita kerjakan saat ini sebagian besar dipengaruhi oleh komputer. Komputer sendiri sekarang sudah melewati empat generasi dari tahun 1940-sekarang. sudah banyak aktifitas manusia yang berkaitan erat dengan komputer, salah satunya pendidikan. Saat ini pendidikan pun butuh akan teknologi komputer karena saat ini kemampuan berbicara dalam bahasa asing dan kemahiran komputer merupakan dua kriteria utama yang pada umumnya diajukan sebagai syarat untuk memasuki lapangan kerja di Indonesia (dan di seluruh dunia).
Aktivitas pembelajaran menggunakan komputer sudah seperti menjadi kebutuhan pokok pada saat ini, karena banyak hal yang dapat dilakukan komputer saat ini, dalam hal pengetikan, presentasi, fasilitas penunjang internet, dan masih banyak lainnya. Jadi kita tidak bisa menyampingkan kebutuhan pendidikan akan komputer, karena banyak sisi positif yang kita dapat dari penggunaan komputer saat ini, walaupun banyak juga sisi negatifnya, tapi kita dapat membatasinya dimulai dari diri sendiri. Komputer semakin berpengaruh ketika kita telah mencapai perguruan tinggi (Universitas), di masa-masa ini amatlah sangat peran komputer dibutuhkan dalam aktivitas kita sebagai mahasiswa. Khususnya saat ini, banyak sekali lapangan kerja yang membutuhkan ahli-ahli di bidang komputer, baik menangani hardware, software, jaringan, dan lainnya. Sudah tak ayal lagi apabila komputer menjadi fasilitas umum bagi para mahasiswa untuk menjalankan aktivitas perkuliahannya.
Namun dibalik itu semua, banyak masalah dan dampak negatif yang bermunculan, seperti mahalnya harga komputer, tidak tersedianya ahli atau harga yang tak terjangkau, tidak tersedianya karyawan untuk perawatan rutin (maintenance) atau pengembangannya, memanfaatkan komputer untuk hal yang bersifat kejahatan, pemakaian komputer dalam waktu yang berlebihan, dan masih banyak lagi masalah yang dihadapi karena adanya komputer ini.
Tujuan kami menulis makalah ini didasari karena sudah selayaknya semua orang tahu akan eratnya kaitan antara komputer dengan pendidikan saat ini, juga agar tidak banyak lagi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi karena hadirnya komputer di tengah-tengah kehidupan manusia saat ini, dan agar semakin banyaknya kepekaan kepada manusia untuk lebih memperhatikan hubungan komputer dengan pendidikan agar dapat terus berkembang menjadi inovasi yang lebih baru dan bermanfaat bagi manusia, khususnya dalam hal pendidikan.
BAB II
PEMBAHASAN
1.1. Pengertian Pembelajaran Berbantuan Komputer
Pengertian Pembelajaran Berbantuan Komputer atau disebut juga Computer Asisted Instructions (CAI), adalah aplikasi komputer sebagai bagian integral dalam sistem pembelajaran terhadap proses belajar dan mengajar yang bertujuan membantu siswa dalam belajarnya, dapat melalui pola interaksi dua arah melalui terminal komputer mau pun multi arah yang diperluas melalui jaringan komputer (baik lokal mau pun global) dan juga diperluas fungsinya melalui interface (antar muka) multimedia.
Pembelajaran berbantuan komputer bukan hanya secara individual (interaksi orang dengan mesin). Sebab bisa jadi berhubungan dengan banyak orang melalui jaringan komputer lokal mau pun jaringan komputer global yang sering disebut “Internet”. Sehingga sekarang interaksi pembelajaran berbantuan komputer bisa jadi orang (si belajar) ↔ komputer ↔ komputer server (atau Internet) ↔ komputer ↔ orang lain. Dan untuk yang terakhir ini, khususnya belajar melalui Internet seringkali disebut “e-Learning”. Dan pada masa yang akan datang perkembangan pembelajaran berbantuan komputer diharapkan dengan teknik-teknik yang lebih maju dengan menyediakan berbagai alternatif pembelajaran melalui interface multimedia yang interaktif. Misalnya, expert system, robotika, learning yang berkaitan program yang dapat belajar dari kesalahan (ICAI), Virtual Reality dan sebagainya yang online (tersedia secara terus-menerus) di server jaringan komputer global yang setiap waktu selalu di-update baik program software- nya mau pun database-nya.
Penerobosan pembelajaran berbantuan komputer ke dalam ruang-ruang kelas secara dramatis telah mengubah karakteristik hubungan antara pengajar dan si belajar. Sebelumnya pengajar dianggap sebagai pemimpin yang mahatahu kini lebih bersifat sebagai pemandu dalam “infosfer” (atmosfer info) yang baru. Bahan-bahan pendidikan kini tak cuma bersumber dari buku-buku teks yang kaku, tetapi juga dari software-software dan informasi dari Internet yang bisa disesuaikan. Informasi jadi makin mudah diakses dan user (siswa) tinggal memilih dan mengambil setiap informasi yang diinginkan. Kita harus menggunakan kaca mata CAI sebagai suatu sistem, sebab bukan hanya CAI itu bagian integral dalam sistem pembelajaran, tetapi juga melibatkan berbagai aspek (komponen-komponen) di dalamnya yang satu sama lainnya tidak dapat kita pisah-pisahkan penerapan komputer dalam dunia pendidikan dan pembelajaran dengan memperhatikan keefektifannya.
Ada empat aspek yang perlu kita perhatikan, antara lain :
a) Brainware
b) Hardware
c) Software
d) User (si belajar)
Dari semua komponen ini tidak dapat berdiri sendiri. Sebab komponen-komponen tersebut harus berintegrasi menjadi satu kesatuan yang utuh. Letak dari bahan pembelajaran yang diprogramkan dalam komputer (komputer server) terdapat dalam komponen software dari komputer yang biasa kita sebut “courseware”. Di lain pihak, orang yang ikut andil membuat CAI, yaitu : pengalisa sistem (system analyst & design), programer, dan operator mau pun administrator sistem. Sedangkan siswa adalah pemakai akhir dari program yang telah dibuat dan tinggal memanfaatkan saja (sebagai user), yang tidak berhubungan langsung dengan pembuatan mau pun pengembangan “courseware” itu sendiri. Jadi dalam tulisan ini lebih ditekankan pembuatan dan pengembangan “courseware” dan “cointaint”-nya itu sendiri dalam hal berhubungan dengan evaluasi formatif untuk meningkatkan keefektifannya. Selain itu, antara hardware dan software (program dan sistem operasi) itu harus cocok (compatible) sehingga program (courseware) dapat dijalankan. Dengan demikian kehadiran guru di kelas (instruktur di lembaga kepelatihan) digantikan oleh media komputer, maka interaksi belajar mengajar terjadi adalah interaksi antara siswa dengan media komputer.
Karena itu, dalam proses pengajaran melalui CAI ini ada dua hal yang menjadi sorotan, yaitu pertama pengajar dalam hal ini kehadirannya digantikan komputer dan kedua si belajar. Komputer dapat dikatakan sebagai alat untuk mempertinggi bermacam-macam teknologi pembelajaran. Kesemuanya itu bersifat interaktif dari pembelajaran berbantuan komputer sebagai cara aktif dari pembelajaran yang membutuhkan respon dari para siswa.
Banyak juga istilah yang digunakan dalam pembelajaran berbantuan komputer, diantaranya :
1. CBE(Computer Based Education)
Mempunyai sifat yang menyeluruh,jadi semua aplikasi – aplikasi yang ada di komputer dalam pendidikan bisa dikategorikan dalam bidang ini.Tetapi CBE juga dapat dikategorikan dalam bidang bukan pengajaran.Contoh aplikasinya yaitu mencatat kehadiran siswa atau pengajar.
2. CMI(Computer Manage Instruction)
Dalam bidang ini komputer digunakan untuk merencanakan kuliah yang disesuaikan dengan kondisi mahasiswa, merencanakan kegiatan – kegiatan perkuliahan seperti belajar berbantuan komputer, ujian, dan lainnya
3. CAL(Computer Assisted Learning)
Dalam bidang ini komputer dimanfaatkan sebagai media pembelajaran,jadi siswa/mahasiswa tidak hanya duduk diam mendengarkan atau menyimak materi yang disampaikan,siswa/mahasiswa bisa mendapat materi tnpa tatap muka dengan pengajar.
4. CAG(Computer Assisted Guidance)
Dalam bidang ini komputer digunakan sebagai sarana pencari informasi yang diperlukan untuk memberikan pengarahan kepada pemakainya,tetapi informasi yang didapat tidak meningkatkan kemampuan pemakainya,hanya dapat membantu pemakai untuk mengambil keputusan – keputusan tertentu.
5. CAT(Computer Assisted Testing)
Komputer digunakan sebagai media pada ujian atau ujian dengan bantuan komputer,contohnya lembar ujian yang digunakan adalah LJK(Lembar Jawaban Komputer),selain itu komputer juga dapat digunakan dalam mengoreksi lembar ujian dengan menggunakan scanner.
1.2. Peran Komputer Dalam Pendidikan Tinggi
Seperti yang kita ketahui saat ini teknologi akan pembelajaran melalui komputer sudah amatlah canggih dan sangat mutakhir, salah satunya adalah teknologi pembelajaran jarak jauh, teknologi ini amatlah membantu dalam pendidikan tinggi, karena selain penggunaannya mudah dan cukup fleksibel untuk menerapkannya.
Teknologi pembelajaran jarak jauh, atau yang biasa kita kenal dengan sebutan e-learning, sangatlah membantu dalam aktivitas pembelajaran, karena walaupun dengan jarak yang amat jauh siswa/mahasiswa tetap dapat mengikuti aktivitas pembelajaran melalui fasilitas e-learning, selain e-learning, banyak sekali fasilitas dalam komputer yang mendukung aktivitas pembelajaran, seperti dalam hal pengetikan, presentasi, penghitungan, video learning, dan masih banyak lainnya.
1.3. Masalah dan Isyu yang Timbul
Pembelajaran berbantuan komputer memanglah sangat efektif dalam penerapannya pada era globalisasi saat ini, namun dibalik itu semua, pembelajaran berbantuan komputer juga memiliki kelebihan dan kekurangan, diantaranya :
Kelebihan Pembelajaran Berbantuan Komputer
-Meningkatkan motivasi siswa/mahasiswa untuk belajar.
-Melatih kemandirian siswa/mahasiswa.
-Individualisasi.
-mudahnya menyimpan data.
Kekurangan Pembelajaran Berbantuan Komputer
-Dibutuhkan keterampilan pengembangan tambahan.
-Membutuhkan waktu pengembangan yang lama.
-Dibutuhkan hardware yang spesifik.
-Sulitnya mengulang topik yang sudah dipelajari.
BAB III
KESIMPULAN
Tuntutan pembelajaran pada saat ini tidaklah dapat dibatasi dengan batasan-batasan tertentu, melainkan kita harus terus memperbarui metode pembelajaran kita dari sisi sarana maupun prasarana. Pembelajaran berbantuan komputer banyak memberikan dampak kepada kita diantaranya seperti siswa/mahasiswa dapat dengan mudah mengambil mata kuliah apapun tanpa dibatasi ruang dan waktu yang selama ini membatasi dunia pendidikan, siswa/mahasiswa dapat mengakses segala informasi melalui komputer dengan bantuan internet untuk mendapatkan informasi yang diinginkan, siswa/mahasiswa dapat belajar lebih dalam lagi dengan orang-orang yang ahli/pakar di bidang yang diminatinya.